Showing posts with label MAKALAH OLAHRAGA. Show all posts
Showing posts with label MAKALAH OLAHRAGA. Show all posts

MAKALAH PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA SOFTBALL

MAKALAH PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA SOFTBALL

Untuk download makalah di bawah ini anda bisa click link di bawah :


---------------------------------------------------------------------------------------------------------
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dalam dunia olahraga banyak sekali macam cabang olahraga. Softball adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan, permainan ini sangat menarik, karena dalam permainannya menggunakan seragam yang menarik dan menggunakan teriakan-teriakan dengan istilah asing. Di Indonesia Softball mirip dengan permainan Bola Kasti. Softball lahir di Amerika Serikat dan diciptakan oleh Hancock pada tahun 1887 di kota Chicago. Pada saat itu Softball dikenal dalam bentuk permainan dalam ruangan atau ditempat tertutup, namun pada tahun 1930 di ubah menjadi permainan di lapangan terbuka oleh H. Fiscer dan M.J Panley. Pertama kali softball masuk agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) di Indonesia pada penyelenggaraan PON ke VII di Surabaya.
Permainan Softball disebut juga Indoor-Baseball, termasuk olahraga beregu yang dapat dikelompokkan ke dalam permainan bola pukul. Sekilas permainan ini mirip permainan bola kasti, tetapi dalam permainan Softball benar-benar membutuhkan ketangkasan dan menguras banyak pikiran. Permainannya, softball dimainkan oleh 9 orang pemain dan bermain dalam 7 inning, yaitu masing-masing regu mendapat giliran menjadi pemain bertahan dan menyerang masing-masing 7 kali. Pergantian ini apabila regu bertahan berhasil mematikan pemain dari regu penyerang sebanyak 3 orang. Cara memainkannya ialah seorang pemukul melakukan pukulan terhadap bola yang dilemparkan oleh pitcher (pelempar bola).
Bola dipukul dengan menggunakan alat pukul (bat). Pelempar bola bertugas dari tengah lapangan, dimana anggota regunya bertugas juga di tiga home base, 4 di luar lapangan dan satu di home plate. Seorang pemukul, harus berhasil mengelilingi semua base sebelum bola mengenai base yang ditujunya Pemukul dapat menolak lemparan bola yang dirasa tidak sesuai. Akan tetapi, lemparan yang ketiga harus dipukul. Berangkat dari latar belakang ini lah penulis membuat suatu makalah yang berjudul “Olahraga Softball “, semoga tulisan ini bisa membatu para pembaca untuk mengenal olahraga ini.
1.2  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah :
1. Agar siswa lebih mengenal lebih jauh olahraga softball.
2. Mengetahui sejarah dan perkembangan softball di Indonesia.
3. Memenuhi tugas mata pelajaran Penjaskes

1.3  Rumusan masalah
1.            Bagaimanakah sejarah dan perkembangan softball ?
2.            Seberapa besar minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga softball ?





BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Olahraga Softball
Softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim. Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu baseball atau hardball.
Bola softball saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan, yaitu pemukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defensif) dan tim yang memukul (ofensif). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plat .

2.2. Sejarah Olahraga Softball
Permainan softball lahir di Amerika Serikat, yang diciptakan di Gedung Olah Raga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George Hancock.
Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat.Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard.Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu.Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock.Dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi.Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola.Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan baseball.
Sebagai pemukul digunakanlah sebuah sapu.Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40.Semenjak itu permainan baseball versi dalam ruangan dikenal.Dinamakan indoor baseball.‎ Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama softball sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.
Di awal abad ke-20 softball mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan.Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olahraga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandarkan olahraga ini, dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum diresmikan.
Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Softball Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk softball kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.
Sejak tahun 1933 “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standar peraturan softball. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, dimana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam.Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).
Dilihat dari segi partisipan, softball telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam baseball.
Pada tahun 1960an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Softball Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun.Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain softball juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.
Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto's Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Softball Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putra. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Softball Internasional (International Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965.

2.3. Perlengkapan Olahraga Softball
1) Bola softball terbuat dari kulit berwarna putih dengan berat 190 gram, berdiameter + 30 cm.
2) Stick untuk memukul terbuat dari kayu sepanjang 40 cm.
3) Glove (sarung tangan besar yang terbuat dari kulit).
4) Pitcher plate yaitu tempat injak pitcher (pelambung bola).
5) Masker, leg protector, dan body protector untuk pelindung tubuh catcher (penangkap bola).
6) Base yaitu tempat hinggap pelari (runner).
7) Uniform dan cap (kostum dan helm) untuk pemukul/runner.

2.4. Teknik keterampilan dalam softball
Teknik gerakan yang harus dikuasai kalau ingin bermain softball antara lain melempar bola, menangkapbola, memukul, dan melakukan sliding. Sebelum melakukan lemparan terlebih dahulu harus dapatmemegang bola dengan benar.Teknik memegang bola dengan dua jari digunakan untuk pelempar yangmemegang bola dengan benar.Teknik memegang bola dengan dua jari digunakan untuk pelempar yangmempunyai ukuran jari-jari besar dan panjang.Pegangan tiga atau empat jari digunakan untuk pelempar yang mempunyai ukuran jari-jari kecil dan pendek atau biasanya sering digunakan oleh wanita.
1) Melempar bola
Berbagai macam lemparan bola pada permainan softball sebagai berikut.
a) Lemparan pitcher
Pitcher adalah seorang pelambung bola yang bertugas melambungkan bola.Lemparan pitcher harus berada di atas lutut dan di bawah dada pemukul atau disebut dengan strike zone.Cara melakukan lemparan sebagai berikut.
a)      Pertama pegang bola di tangan kanan, tangan kiri memegang glove.
b)      Kaitkan kedua tangan dengan posisi bola di dalam glove.
c)      Injak pitcher plate kemudian putar tangan yang memegang bola satu putaran bahu penuh, dengan bantuan pergelangan tangan lepas dan lemparkan bola ke depan.
b) Lemparan antar-base
Lemparan ini dilakukan oleh semua penjaga baik yang berkedudukan di lapangan dalam (in field) ataupenjaga base, dan di lapangan luar (out field).Adapun teknik melempar bola antar-base terdiriatas berikut ini.
1.      Teknik lemparan dengan ayunan atas (overhand throw).
2.      Teknik lemparan dengan ayunan samping (side arm throw).
3.      Teknik lemparan bawah (underhand throw).
4.      Teknik lemparan dengan lecutan tangan.

2) Teknik menangkap bola
Teknik menangkap bola harus dikuasai oleh semua pemain penjaga.Pemain yang bertugas menangkap bola adalah catcher dan penjaga base/lapangan, termasuk pitcher.
a) Teknik menangkap bola untuk catcher sebagai berikut.
1.      Posisi awal jongkok.
2.      Tangan kiri memakai glove khusus catcher, dengan posisi tangan menghadap ke depan menyongsong gerakan bola yang dilempar pitcher.
3.      Tangan yang lain membungkus agar bola tidak lepas.
b) Teknik menangkap bola untuk penjaga lapangan/ base sebagai berikut.
(1) Teknik menangkap bola yang bergulir di tanah. Caranya berikut ini.
a)      Buka kaki agak lebar.
b)      Bungkukkan badan 90o untuk bola pelan, atau badan jongkok dengan salah satu lutut menumpu tanah untuk bola cepat.
c)      Kedua tangan siap menangkap dengan tangan kiri yang memakai glove berada di bawah sedangkan tangan kanan melingkupi bola dengan menutup telapak tangan agar bola tidak lepas.
(2) Teknik menangkap bola lambung, caranya berikut ini.
a)      Kaki dibuka selebar bahu dengan salah satu kaki di depan.
b)      Badan tegak dengan pandangan ke arah datangnya bola.
c)      Posisi tangan setinggi kepala.
d)      Tangan kiri yang memakai glove menyongsong datangnya bola, sedangkan tangan yang lain melingkupi bola agar tidak lepas.
(3) Teknik menangkap bola lurus, caranya sama dengan menangkap bola lambung bedanya hanya pada saat menangkap bola, posisi tangan ke depan dada.

3) Teknik memukul (batting)
Tujuan memukul dalam permainan softball antara lain melewati atau mencapai base di depannya dengan selamat, mencetak nilai kalau bisa melewati semua base dengan selamat. Cara memukul dalam permainan softball ini ada dua macam, yaitu memukul bola dengan ayunan penuh (swing) dan memukul bola tanpa ayunan (bunting).
Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat memukul sebagai berikut.
a)      Teknik memegang alat pemukul (grip), yaitu pegang stik di bagian pegangan di atas knop, dengan posisi ruas jari-jari kedua membentuk satu garis lurus.
b)      Cara berdiri (stand), berdiri di dalam batter boxes dengan kedua kaki kangkang, dengan berat badan di kaki belakang.
c)      Cara menggeserkan kaki depan (stride), yaitu pada waktu akan mengayun stik, kaki depan digeser atau dilangkahkan ke arah datangnya bola.
d)      Cara mengayunkan stik (swing), yaitu ayunkan stik dengan cara mendorong ke depan sambil meluruskan siku. Sedangkan memukul bola tanpa ayunan (bunting), dilakukan dengan cara memukul
e)      bola perlahan agar jatuhnya tidak jauh dari tempat pemukul itu sendiri.
f)       Gerak lanjut (follow through), yaitu setelah melakukan swing dengan impak bola yang benar, maka memutar badan ke arah pukulan dengan menjaga keseimbangan sebagai gerak lanjutnya.

4) Teknik sliding
Sliding adalah upaya menjangkau base dengan cepat dengan cara meluncurkan dan menyentuhkananggota badan ke base.
Berikut ini tujuan penggunaan teknik sliding.
a)      Untuk mengurangi laju lari ke arah base tanpa kehilangan tempo lari antarbase dan dapat berhenti tepat di atas base tersebut.
b)      Untuk menghindar dari kejaran lawan sehingga dapat mencapai base dengan selamat.
Ada tiga macam teknik sliding.
a)      Teknik sliding lurus (straight leg slide).
b)      Teknik sliding mengait (hook slide).
c)      Teknik sliding dengan kepala lebih dahulu

2.5. Peraturan dalam Softball
Peraturan yang digunakan dalam melakukan permainan ini diantaranya adalah :
a)      Jumlah pemain dalam satu regu terdiri dari 9 orang.
b)      Pertandingan dipimpin oleh wasit, disetiap base ditempatkan seorang pembantu wasit (umpire) yang disebut base umpire.
c)      Lamanya permainan ditentukan oleh inning, yaitu sebanyak 7 inning. Adapun yang dimaksud satu inning adalah setiap regu bermain sekali giliran memukul dan sekali giliran menjaga.
d)      Untuk menentukan siapa yang menjadi regu penjaga (home team/ HT) dan siapa yang menjadi regu pemukul (visiteing team/VT) harus dilakukan undian (toss) dengan uang logam.
e)      Lapangan permainan softball berbentuk segi empat dengan panjang sisi-sisinya 16,76 m. Jarak dari pelempar (pitcher plate) ke home base adalah 13,07 m. Ukuran tempat pitcher plate adalah 60 × 15 cm. Lapangan permainan dilengkapi dengan 4 base atau home plate. Home plate I, II, dan III terdapat di pojok lapangan. Adapun home plate IV adalah tempat memukul bola. Base berukuran 38 × 38 cm dengan tebal 5 sampai 12,5 cm. Adapun home base IV atau home plate berukuran 43 × 22 cm.



BAB III
KESIMPULAN

Mengingat perkembang softball dari permainan rekreasi menjadi suatu cabang olahraga, maka diperlukan peraturan-peraturan yang seragam sehingga dapat dipergunakan sebagai pedoman bagi semua negara.Untuk membuat peraturan-peraturan tersebut, harus ada badan yang mempunyai wewenang untuk itu.Kemudian lahirlah Federasi Softball Internasional (International Softball Federation).Badan inilah yang akhirnya membuat perturan-peraturan yang menyangkut permainan olahraga softball yang berlaku di seluruh dunia, termasuk Indonesia pada saat ini. Untuk menyalurkan kegiatan-kegiatan softball di Indonesia, diperlukan suatu badan yang mengaturnya, maka dibentuklah Organisasi Induk dengan nama PERBASASI (Perserikatan Baseball & Softball Amatir Seluruh Indonesia). Dengan adanya wadah PB.PERBASASI ini mulailah diadakan kompetisi softball tingkat nasional. Serta kompetisi tingkat daerah khusunya sulawesi tengah.

MAKALAH OLAHRAGA (SEPAK BOLA, VOLI DAN BASKET)

Keterangan :
Untuk mendownload file makalah yang berjudul diatas anda bisa download di bawah ini :

BAB I
PERMAINAN BOLA BESAR

Permainan sepak bola, bola voli, dan bola basket merupakan jenis permainan bola besar. Untuk memainkan permainan tersebut secara baik diperlukan gerak spesifik. Dalam sepak bola, gerak spesifik antara lain menendang, menggiring, dan menghentikan bola. Dalam bola voli, gerak spesifik antara lain passing dan servis. Dalam bola basket, gerak spesifik antara lain menagkap, melempar, dan menggiring bola. Permainan bola besar merupakan permainan berkelompok yang membutuhkan kerjasama tim.

1.    Sepak Bola
Permainan sepak bola sangat digemari karena mudah untuk dilakukan dan dimainkan dalam bentuk beregu sehingga mendatangkan kegembiraan bagi para pemainnya. Kemampuan bermain sepak bola kemampuan menendang bola (kicking), mengumpan bola (passing), menghentikan bola (stopping), menggiring bola (dribbling), menyundul bola (headling), melempar bola kedalam (throw in) dan menjaga gawang.
       Mengenal Gerak Spesifik Permainan Sepak Bola
1.  Menendang bola (Kicking)
     a.  Menendang bola dengan kaki bagian dalam
     b.  Menendang bola dengan kaki bagian luar
2.  Mengumpan Bola (Passing)
3.  Menghentikan Bola ( Stopping)
     a.  Menghentikan bola dengan kaki bagian dalam
     b. Menghentikan bola dengan telapak kaki
     c.  Menendang dan menghentikan bola
4.    Menggiring bola (dribbling)
      5.    Menyundul bola (heading)
      6.    Lempar ke dalam (throw in)
      7.    Penjaga gawang (kiper)

       Latihan Gerak Spesifik Permainan Sepak Bola
1.         Kegiatan pemanasan (warming up)
       Pemanasan diperlukan untuk menghindari terjadinya cedera, dan membantu melancarkan peredaran darah keseluruh tubuh. Pemanasan dilakukan selama 10-15 menit dengan gerakan lari, meregangkan persendian, dan mengulurkan otot mulai dari kepala sampai ke kaki.
2.      Latihan gerak spesifik mandiri dan kelompok

2.    Bola Basket
Bola basket merupakan bola yang paling berat. Untuk itu, perlu dikuasai keterampilan dasar bermain agar dapat menguasai bola yang cukup berat.                  Dalam permainan bola basket ada beberapa keterampilan dasar, yakni :
1.    Memegang bola
2.    Melempar bola
a.    Lemparan dari atas kepala (over head pass)
b.    Lemparan bola setinggi dada (chest pass)
c.    Lemparan pantulan ( bounce pass)                                                                                            
3.    Menangkap bola
4.    Menggiring bola (dribbling)
5.    Menembak bola ke keranjang (shooting)
6.    Tembakan bola (lay up)
7.    Rebound
3.    Lari Jarak Pendek
Lari jarak pendek merupakan nomor lari yang selalu di perlombakan dalam cabang olahraga cabang atletik. Lari jarak pendek juga dinamakan dengan sprin atau lari cepat, mengingat jarak yang di tempuh hanya 100-400 m. Beberapa gerak spesifik lari jarak pendek meliputi start, posisi badan/togok, ayunan lengan, ayunan langkah kaki, mendarat kaki, dan memasuki garis finis.
       Mengenal Gerak Spesifik Lari Jarak Pendek                       
1.         Start lari jarak pendek
2.         Sikap badan
3.         Ayunan lengan
4.         Ayunan langkah kaki
5.         Melewati garis finis
       a.  Melewati garis finis dengan lari
b.    Melewati garis finis dengan dada dicondongkan ke depan
c.    Melewati garis finis dengan dada di putar

4.    Tolak Peluru
Tolak peluru merupakan salah satu nomor yang di perlombakan dalam cabang perlombaan atletik. Peluru yang digunakan untuk lomba biasanya terbuat dari logam atau logam yang terbungkus karet. Berat peluru yang digunakan utuk anak putra dan putri berbeda. Cara memegang peluru yang benar dalam tolak peluru akan mendukung keberhasilan seorang atlet. Untuk dapat menguasai tolak peluru dengan baik, kita dapat melatih gerak dasarnya terlebih dahulu.



Mengenal Gerak Dasar/Spesifik Tolak Peluru
1.    Memegan peluru
     a.  Jari-jari renggang
     b.  Jari-jari rapat
     c.  Jari-jari agak renggang
2.    Gerak awalan
Awalan dalam tolak peluru dilakukan untuk menambah daya dorong badan ke depan sehingga peluru akan tertolak dengan kuat dan jatuh dalam jarak yang jauh.
3.    Gerak menolak  peluru
Tujuan menolak peluru adalah mengerahkan kecepatan lemparan horizontal yang di dapat pada saat meluncur.
4.    Gerakan lanjutan
Tujuan gerakan lanjutan adalah untuk mendapatkan posisi badan yang seimbang agar badan tidak meluncur ke depan sehingga keluarg dari lapangan.

Makalah Olahraga tentang Bolla Voly

Makalah Olahraga tentang Bolla Voly

Kali ini saya akan membagikan kepada pengunjung setia www.globalmakalah.blogspot.co.id dimana tempatnya seluruh judul makalah.

Untuk postingan ini saya akan membagikan file dan juga demo makalah mengenai Makalah Olahraga tentang Bolla Volly.

Untuk demo/viewnya anda bisa lihat di bawah teks ini, atau jika anda tidak mau susah susah copy paste anda bisa download di teks di bawah ini juga.


=============================================================

BAB I
PENDAHULUAN

     1.1  Latar Belakang.
Pemainan bola voli merupakan pemainan beregu yang dimainkan oleh dua regu dengan jumlah pemain masing – masing regu enam orang. Dimainkan dengan cara memvoli bola hilir mudik diatas net dan masing – masing regu berusaha secepat nya menjatuhkan bola di lapangan lawan dengan pantulan bola sempurna. Penguasaan teknik, kemampuan fisik, taktik , dan mental yang baik , serta kerja sama sangat di butuhkan untuk memenangkan permainan .

Permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan pada tahun 1895. Beliau adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada organisasi Young Men’s Christian Association (YMCA) di kota Massachusetts, Amerika Serikat. Pada mulanya , pemainan bola voli di beri nama mintonete, di mana tujuan semula, yaitu  untuk mengembangkan kesegaran jasmani pada tubuh, selain untuk bersenam umum.

Kemudian, permainan ini di ubah menjadi volleyball yang artinya memvoli bola secara bergantian. Tahun 1892, YMCA berhasil mengadakan kejuaraan nasional bola voli di Amerika Serikat. Pada tahun 1847, untuk pertama kalinya permainan bola voli dipertandingkan di Polandia. Pada tahun 1948 dibentuk organisasi bola voli dunia dengan nama IVBF (International Volley Ball Federation ) dengan beranggota 15 negara dan berpusat di Paris.

Permainan bola voli di Indonesia berkembang dengan sangat pesat di seluruh lapisan masyarakat , sehingga timbul klub – klub di kota – kota besar di seluruh Indonesia. Permainan bola voli di Indonesia sudah di kenal sejak tahun 1982 yang di bawa oleh orang – orang Belanda. Namun pada saat itu permainan ini belum populer di masyarakat. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, perkembangan bola voli nasional dan organisasi bola voli semakin cepat dan populer. Pada PON II di Jakarta tahun 1951 permainan bola voli mulai dipertandingkan, namun pada saat itu belum ada / belum terbentuk organisasi bola voli. Baru pada tanggal 22 Januari 1955 dibentuk organisasi bola voli nasional dengan nama Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVI), dengan ketua W.J.Latumenten.

Sejak saat itu mulai di dakan kejuaraan bola voli nasional dan organisasi bola voli nasional juga ikut dalam kegiatan yang bertaraf internasional, seperti Sea Games, Asian Games, bahkan Olympiade. Pada tahun 1996 untuk pertama kalinya tim bola voli indonesia mengikuti pertandingan Olympiade di Atlanta, Amerika Serikat. Bahkan untuk bola voli pantai Indonesia merupakan negara yang menjadi unggulan dalam kejuaraan dunia.

      1.2  Rumusan Masalah
Adanya permainan bola voli yang sering dimainkan maka menimbulkan pertanyaan diantaranya :
1.            Apa peraturan dalam permainan bola voli
2.            Apa teknik dasar dalam permainan bola voli
3.            Apa yang dimaksud smash dan bagaimana cara melakukan smash dalam permainan bola voli
4.            Apa yang dimaksud  blok(bendungan) dan bagaimana cara melakukan block / bendungan
5.            Bagaimana cara melakukan kombinasi teknik dasar (tekni terpadu) dalampermainan bola voli
6.            Bagaimana cara melakukan teknik terpadu

      1.3  Tujuan
Tujuan penyusunan makalah ini adalah :
1.            Memenuhi salah satu tugas mata pelajaran
2.            Mengetahui hal mengenai bola voli
 =======================================================================
BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Peraturan Permainan
Adapun peraturan permainan bola voli diantaranya sebagai berikut :
1.            Lapangan Bola Voli



2.            Net/ Jaring
a.       Panjang                             : 9,5 m
b.      Lebar                                 : 1 m
c.       Tinggi jaring putra       : 2, 43 m
d.      Tinggi jaring putri             : 2, 24 m

Di bagian tepi jaring di pasang antena dengan ukuran panjang antena 1,80 m.

3.            Jumlah Permain
a.  Setiap regu terdiri dari 6 orang permain
b.   Permainan cadangan maksimal 6 orang
4.            Pergeseran Permain
Jika regu penerima servis berhasil mematikan bola di lapangan lawan, maka permain bergeser satu posisi searah jarum jam (misalnya : posisi satu ke posisi enam, posisi enam ke posisi lima, posisi lima ke posisi empat, dan seterusnya)
5.            Game/ Set.
Permainan ditentukan dengan game/set. Regu yang memperoleh / mengumpulkan angka 25 terlebih dahulu adalah pemenang dalam game tersebut. Jika kedudukkan angka 24 – 24, maka dinyatakan jus (deuce) dan regu yang memperoleh selisih dua angka terlebih dahulu adalah pemenangnya.
Kemenangan regu bola voli ditentukan dengan dua sistem:
a.       Sistem Two Winning Set yaitu setiap regu dikatakan menang bila telah memenangkan dua set.
b.      Sistem Three Winning Set yaitu regu dikatakan menanng bila memenangkan tiga set
6.            Memainkan Bola
a.       Suatu regu berhak memukul / memainkan bola maksimal 3 kali (disamping blok)
b.      Seorang permain boleh memukul / memainkan bola dua kali berturut – turut (kecuali memblok / membendung)
c.       Permain diperbolehkan memainkan bola menggunakan seluruh bagian tubuh (misalnya : kaki, kepala) dengan catatan pantulan bola sempurna / tidak berhenti.
d.      Dua atau tiga permain boleh memukul bola pada saat yang sama (serentak)dan hal itu di hitung sebagai dua atau tiga kali pukulan (kecuali membendung)
e.       Jika dua atau tiga permain menjangkau bola tetapi hanya satu permain yang memukulnya maka dihitung satu pukulan

7.            Permainan Dekat Net
a.       Seorang pembendung (bloker) boleh menyentuh bola di daerah lawan, asal tidak menggangu permain lawan (menyentuh bola sebelum dipukul lawan)
b.      Setelah melakukan serangan (smash) tangan boleh melewati net / masuk ke daerah lawan
c.       Boleh melewati ruang permain lawan di bawah net, asalkan tidak mengganggu permain lawan
d.      Tidak noleh menyentuh / menginjak garis tengah
e.       Bagian dari badan tidak boleh menyentuh lapangn lawan
8.            Bola Keluar
Bola dinyatakan keluar apabila :
a.              Jatuh seluruhnya di sisi luar garis – garis batas lapangan
b.              Menyentuh bola diluar lapangan
c.              Menyentuh antena , tali, tiang atau net di luar batas antenna
9.            Kesalahan – Kesalahan Pada Saat Bermain
a.              Bola dipukul menyentuh antena /rods
b.              Bola dipukul keluar lapangan
c.              Bola dipukul menyentuh suatu benda di luar lapangan
d.             Pemain menyentuh net
e.              Pemain baris belakang melakukan smash dari depan garis serang
f.               Seorang pemain memukul bola dua kali berturut – turut (kecuali memblok)
g.              Pemain pengganti masuk lapangan dengan melapor
10.        Kesalahan – Kesalahan Pada Saat Servis
a.              Bola servis menyentuh antena
b.              Pada saat memukul bola , kaki menginjak garis lapangan
c.              Bola tidak dilambungkan terlebih dahulu
d.             Bola dipukul keluar lapangan
e.              Mengulur – ulurkan waktu / memperlambat permainan
f.               Servis dari luar garis perpanjangan lapangan.

2.2  Teknik Dasar Permainan Bola Voli
1.        Servis Tennis (Tennis Servis)
a.      Sikap pemulaan
Berdiri dengan kaki kiri ke depan, bola di pegang dengan dua tangan (tangan kiri menyangga bola dan tangan kanan memengang bagian atas).
b.      Pelaksanaan
Bola dilambungkan dengan tangan kiri ke atas kurang lebih  meter di atas kepala. Tangan kanan segera ditarik kebelakang atas kepala , telapak tangan menghadap ke depan. Kemudian bola dipukul dengan tangan pada bagian belakang atas, dibantu dengan lecutan pergelangan tangan, sehingga jalannya bola top spin (berputar ke depan). Gerakan diakhiri dengan melangkahkan kaki ke depan

2.        Servis Mengapung(Floanting Servis)
a.            Sikap permulaan
Berdiri dengan kaki kiri ke depan , bola dipengan dengan tangan kiri, tangan kanan berada di samping atas kepala setinggi pelipis.

c.       Pelaksanaan
Bola dilambungkan dengan  tangan kiri tidak terlalu tinggi ke atas kanan. Begitu bola melambung ke atas setinggi kepala, bola segera di pukul dengan tangan kanan di bagian tengah belakang. Pada saat memukul bola tidak ada gerakkan/lecutan pergelangan tangan, sehingga jalannya mengapung /mengambang. Gerakkan diakhiri dengan melangkahkan kaki ke depan.
Pada servis mengapung sikap tangan dalam keadaan menggenggam atau ibu jari dilipat ke dalam menempel pada telapak tangan.

2.3  Teknik Dasar Smash
Smash adalah memukul bola yang dilakukan di atas net dengan kuat dan keras hingga bola jatuh menukik di lapangan lawan, dan sulit untuk dikembalikkan /diterima. Smash sendiri merupakan rangkaian gerakkan yang komplek terdiri dari empat tahap sehingga diperlukan koordinasi gerakkan yang baik untuk melakukannya. Keempat tahapan smash tersebut adalah:
1.            Langkah awalan
Diawali dengan sikap berdiri agak serong, dengan jarak 2 – 4 m dari net. Langkahkan kaki ke depan kaki kiri diikuti dengan kaki kanan dan langkah panjang kaki kiri dengan posisi terakhir kaki hampir sejajar untuk ditekuk/ posisi badan merendah.
2.            Tolakan/ tumpuan
Sambil merendahkan badan kedua lengan di belakang badan, segera lakukan tolakan ke atas dengan kuat sambil mengayun lengan ke depan atas, tangan kanan berada di samping atas kepala.
3.            Perkenalan bola
Perkenalan/pukulan bola dilakukan saat mencapai titik tertinggi dari loncatan, jarak bola satu jangkauan tangan, posisi bola tepat di depan atas kepala. Lakukan pukulan di bagian atas belakang bola dengan telapak tangan terbuka disertai dengan lecutan tangan hingga menghasilkan bola top spin.
4.            Pendaratan.
Pendaratan dengan kedua kaki sejajar disertai gerakan ngeper pada kedua lutut, dan tetep menjaga keseimbangan untuk segera kembali pada sikap siap normal.



2.4  Teknik Dasar  Memblok (Membendung)
Merupakan salah satu teknik bertahan yang dilakukan di atas net, dengan cara melompat sambil menjulurkan kedua tangan untuk menahan smash lawan.
Ada dua teknik blok yaitu
1.            Block aktif
Di mana saat melakukan block kedua tangan dengan kuat menahan bola dan saat perkenaan tangan tangan aktif menekan bola ke bawah.
2.            Block pasif
Dimana saat melakukan tangan dijulurkan kdekat net tanpa disertai gerakkan apapun. Cara ini dilakukan oleh pemain dengan postur tubuh pendek dengan keterbatasan jangkauan tangan.
Block yang baik sangat efektif untuk melakukan pertahanan smash lawan kkarena dapat dilakukan secara perorangan maupun berpasangan dua atau tiga pemain sekaligus.
Teknik melakukan block / bendungan.
1.         Sikap awal
Berdiri menghadap net kaki sejajar kedua tangan di depan dada, lutut ditekuk badan agak condong ke depan. Pandangan fokus ke arah bola dan pergerakkan smasher lawan.
2.         Pelaksanaan
Lakukan tolakan dengan kuat kedua tangan dijulurkan ke atas net selebar bahu telapak jari–jari terbuka. Arahkan tangan ke daerah perkiraan lintasan bola/smash lawan. Saat perkenaan jari – jari ditegangkan agar kuat menahan smash lawan.
3.         Gerakan akhir
Lakukan pendaratan dengan kedua kaki disertai gerakan ngeper pada lutut, seimbangan tetap terjaga dan segera mengambil posisi siap kembali pada permainan.



2.5  Kombinasi Teknik Dasar(Teknik Terpadu)
Teknik terpadu atau latihan kombinasi merupakan bentuk latihan dengan mengkombinasikan beberapa unsur teknik dasar permainan voli yang ada.
Contohnya:
1.            Latihan Kombinasi Passing Atas Dan Passing Bawah
Cara melakukannya :
a.       Lakukan passing atas tegak lurus setelah bola turun lakukan pula passing bawah dan setelah bola naik/ melambung ke atas dan seterusnya.
b.      Untuk tahap pertama dilakukan di tempat dan tahap kedua lakukan sambil berjalan.

2.            Latihan Kombinasi Servis, Smash, Dan Passing Bawah
Cara melakukannya:
a.              Pemainan 1 melakukan servis atas/ smash
b.              Pemain 2 melakukan passing bawah kea rah pemain 3
c.              Pemain 3 menangkap bola dan meneruskannya pada pemain 4 dengan digulirkan
d.             Setiap pemain setelah menyentuh bola langsung bergerak lari berpindah tempat

2.6  Posisi Pemain
Posisi pemain bola voli dibagimenjadi dua kelompok yaitu :
1.            Pemain posisi depan 3 orang yaitu posisi 2, 3, dan 4
2.            Pemain posisi belakang 3 orang yaitu posisi 1, 6, dan 5

            Posisi 2, 3, dan 4 bertugas sebagai penyerang sekaligus pertahanan di daerah atas net (blok). Posisi 5, 6, dan 1 bertugas sebagai pertahanan di daerah belakang dan tidak boleh melakukan blok maupun serangan dari daerah depan. Posisi 1 melakukan servis pada awal permainan.


BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan dan Saran
Dalam pemainan dan olahraga bola voli dapat membuat tubuh menjadi sehat karena mengeluarkan keringat dari tubuh. Bola voli juga dapat mehilangkan atau menghidari kejenuhan siswa / siswi dalam mempelajari teknik dasar pemain bola voli. Karena, pemainan dan olahraga bola voli mempunyai peraturan yang dimodifikasi yang membuat siswa / siswi dapat mehilangkan atau menghindari kejenuhan ketika belajar atau memainkan permainan atau olahraga bola voli ini.

Dalam rangkah memainkan permainan bola voli ini, permainan ini dapat dilakukan dengan cara membuat lapangan kecil dengan teknik passing bawah dan cara servis tangan bawah , dan hendaklah dalam permainan atau olahraga bola voli ini ditekankan penggunaan teknik yang benar dan terarah sehingga bisa lebih meningkatkan penguasaan teknik nya dalam permainan bola voli itu sendiri. Dan bagi orang yang kelebih lemak, mungkin dengan memainkan permainan bola voli ini bisa membakar lemak karena hasil pembakaran yaitu dengan mengeluarkan keringat bias sedikit demi sedikit membuat kita mempunyai tubuh yang ideal.

=====================================================================
DAFTAR PUSTAKA


1.      Irwansyah.2004.Sehat dan Tangkas berolahraga pendidikkan jasmani.Bandung: Grafindo Media Pratama
2.       Brown, Richard L. dan Joe Henderson.2001.Bugar dengan Lari. Jakarta : Rajagrafindo Persada.
3.      Direktorat Pendidikan Dasar.1996. Metode Pengajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di Sekolah dasar. Jakarta : Mawar Gempita.
4.      Husni, Agusta.tt. Buku Pintar Olaharaga. Jakarta: Mawar Gempita
5.      Kantor Menteri Negara Pemuda Olahraga. 1999. Petunjuk Pelaksanaan Senam Kesegaran Jasmani 2000.
6.      Kokasih, Engkos. 1985. Olahraga; Teknik dan Program Latihan. Jakarta: Akademi Pressindo